Bahaya Menggunakan Software Bajakan / Crack / Patch

Di Indonesia, hal yang bajakan kayaknya sih dianggrap lumrah oleh masyarakat. Orang awam pun kebanyakan tidak mengetahui apakah perangkat lunak yang mereka gunakan asli atau bajakan. Bahkan ada yang sama sekali nggak ngerti perbedaan dari software original dan bajakan. Padahal software bajakan memiliki banyak dampak negatif.

Software Bajakan

Software Bajakan

Bagi yang belum mengerti, perbedaan dari software original dan bajakan adalah software original kalian dapatkan dengan membeli lisensi resmi yang berasal dari pengembang perangkat lunak tersebut, dimanapun tempat belinya. Contoh nyatanya ketika kita membeli lisensi Microsoft Windows seharga 1,5 juta++ di toko, dimana kita mendapatkan kode aktivasi online, stiker dan dvd installer, contoh lain membeli aplikasi mobile di playstore/appstore. Nah sekarang yang bajakan kalian bisa download “gratis” di internet.

Dengan harga yang segitu jauh, kebanyakan orang pasti berpikir “ngapain beli, yang gratis aja ada”. Nah, dengan pola pikir begitu, (maaf) tak heran kebanyakan orang di Indonesia menggunakan software bajakan, bahkan ntah yang ngakses web ini pake windows , hanya dia dan Tuhan yang tahu Windows yang dipakai ori atau bajakan XD.

Nah sekarang mari kita analisa lebih jauh, seberapa besar rasio antara keuntungan dan kerugian software bajakan. Saya kira keuntungannya cuma satu yakni gratis, sehingga kita bisa mengeksplor (red: menggunakan) software tersebut dengan cuma-cuma. Nah untuk kerugiannya akan saya list sendiri dibawah 😀 :

1. Kita tidak mendapatkan update aplikasi dari pihak pengembang, entah itu pembenahan bug atau penambahan fitur baru.

2. Data yang ada di perangkat menjadi tidak aman, alasan dibahas di poin selanjutnya.

3. Mari kita telusuri, akankah ada keuntungan dari pembuatan crack/patch/apk-cracked dari pihak tukang bikin crack, padahal bikin crack itu gak semudah ngupload di internet loh. Terkadang sebagian dari kita tidak berpikir sampai sejauh itu.

Keuntungan dari pembuat crack tersebut yang paling fatal, dia sudah berhasil menempatkan backdoor / celah di perangkat anda. Sehingga orang tersebut bebas mengambil data atau memerintahkan perangkat anda untuk mengeksekusi perintah tertentu. Anda bisa mencoba untuk mencari di google dengan kata kunci “Hacking android with apk file backdoor”. Itulah mengapa terkadang ada crack/patch yang mengharuskan untuk mematikan antivirus terlebih dahulu. Padahal sih kalo memang tidak berbahaya gak mungkin terdeteksi sebagai virus.

Setelah membaca hal ini yakin anda tidak mengganti password akun yang pernah anda akses di komputer/smartphone tersebut? PIN & Password e-banking mungkin?

4. Kebanyakan orang menggunakan software bajakan dengan tujuan pembelajaran. Yakin ilmunya berkah?

5. Dan setelah menggunakan dengan tujuan pembelajaran, pas kerja dipake nyari duit deh. Yakin rejekinya berkah? Bisa dimakan itu dari hasil rejeki pake software bajakan?

Secara logika, software bajakan itu hasil pencurian.

PS# Untuk poin 4 & 5 tidak berlaku untuk orang yang bener-bener menabung untuk membeli software yang diinginkan dan sudah menerapkansolusi dibawah.

Lantas bagaimanakah solusinya untuk menghemat pengeluaran dari penggunaan software?

Yang pertama kita bisa menggunakan versi gratis pengganti dari software tersebut. Contoh untuk Internet Download Manager diganti dengan Free Download Manager, Office diganti WPS Office/Libre Office, Sistem operasi Windows bajakan ganti ke Open Source (yang ini akan saya bahas khusus di artikel lain hehehe) dll

Yang kedua ketika software tersebut memang tidak tergantikan fungsinya, maka cobalah menabung sembari menggunakan versi bajakan software tersebut untuk sementara waktu tapi pastikan anda menggunakan antivirus dan firewall dalam kondisi aktif serta sesegera mungkin untuk membeli software original ketika tabungan sudah dirasa mencukupi. Saya yakin, ketika anda bekerja pasti bisa membeli software original berapapun harganya (dengan niat yang kuat tentunya).

Hargai orang lain, ketika anda ingin dihargai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *