Smartphone Xperia dan Samsung Docomo, Amankah Untuk Di Beli?

Selamat pagi sebelumnya, kali ini saya akan membahas soal Xperia Docomo yang akhir-akhir ini beredar pesat di kalangan gadgeters sekalian. Well, saya juga tertarik dengan harga yang ditawarkan sih, bayangin aja dibawah sejuta dapet xperia z1 compact, sejutaan dapet xperia z2, 2 jutaan dapet xperia z3 series. Lumayan menggiurkan. Namun alangkah baiknya kita ulas dahulu bagaimana Harga smartphone docomo kok bisa sih jadi semurah itu.

Xperia Docomo Sixalsphere

Nah pasti banyak yang juga gak ngerti docomo itu sendiri apa. Jadi ane akan bahas dulu tentang apa itu docomo. Docomo itu ibarat smartfren di Indonesia. Anggepannya dia provider yang juga membundling hapenya dengan paket perdana. Tapi dijepang operator tersebut tentunya membundling perdana dengan merk yang udah gede, misal samsung dan sony.

Pertanyaannya apakah secara hardware apakah ada bedanya dengan sony dan samsung atau smartphone lain yang ada di pasaran Indonesia?.

Dari hardware sih bisa dibilang sama dengan catatan tipe yang dibandingkan itu sama. Misal Samsung Galaxy S4 i9500 docomo vs i9500 global. Secara fisik sih sama semua, kecuali layar depan ada tulisan docomo hahaha.

Berarti layak dong buat dibeli?

Belum tentu, kalian pasti sudah mengerti kalau hp tersebut bukanlah barang baru. Melainkan bekas pemakaian orang luar. Nah itu keraguan ane yang pertama.

Keraguan ane yang kedua terletak pada orang yang mendistribusikan smartphone tersebut ke Indonesia. Meskipun secara hardware sama persis, setelah pemakaian dari orang luar apakah gak ada kerusakan komponen yang dibenerin pihak distributor dengan kata lain kayak refurbish. Kita bisa melihat sendiri di lapak jual beli hp docomo, tingkat kerusakan unit yg dibeli cukup besar. Meskipun pelanggan yang puas juga cukup banyak.

Yang ketiga docomo pasti memberlakukan sim lock untuk devicenya. Mungkin oleh pihak distributor sudah di unlock, tapi tidak menutup kemungkinan adanya faktor-X yang dapat merugikan kita, misalkan adanya larangan dari penjual untuk flashing, custom rom atau update os. Well pihak distributor itu sendiri gak mau nanggung kerugian dari resiko upgrade sistem. Biasanya sih konsumen ditakuti dengan voidnya garansi dari penjual. Nah kalo garansi void terus sim kelock, biaya untuk unlock lagi nggak murah loh, bisa sampe 500 ribuan.

Nah sedikit kesimpulan dari penjelasan saya diatas, sebagai pengguna akhir kita harus mempertimbangkan segala kemungkinan dan resiko dalam membeli barang elektronik bekas. Dalam kasus ini Smartphone Docomo Aman dan Totally Worth untuk dibeli dengan catatan :

  1. Selisih harga dari harga bekas global yang cukup jauh misalkan lebih dari 500 ribu.
  2. Anda tidak berencana untuk melakukan upgrade os/oprek tanpa Pengalaman yang cukup.
  3. Harga device termasuk murah, misal dibawah duajuta masih bisa di tolerir. Menurut saya pribadi kalau harga diatas 3 juta, gak worth buat beli docomo bekas meskipun itu Xperia Z5.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *