Virus Ransomware, Mimpi buruk pengguna Windows

Belakangan ini, mulai terlihat beberapa orang menanyakan di forum/grup facebook tentang file yang tiba-tiba hilang atau tidak bisa dibuka, dan wallpaper berubah menjadi sekumpulan link yang isinya meminta tebusan dari file yang telah dikunci. Jika anda atau kolega anda melihat hal ini di desktop berbasis windows, maka dapat dipastikan anda terjangkit virus Ransomware.

Virus Ransomware

Pasti bingung, “virus Ransomware apaan sih?”. Nah saya akan menjelaskan terlebih dahulu bagaimana virus ransomware bekerja, penyebaran dan pencegahan.

Apa itu Ransomware?

Ransomware adalah virus yang menyerang komputer terutama berbasis windows. Yang diserang bukan sistem atau aplikasi .exe layaknya virus biasa. Namun, virus ini akan mengunci (Baca : enkripsi) data kita sehingga data tersebut menjadi kode-kode yang tidak terbaca sedikitpun, dan mungkin yang bisa membaca hanya pencipta virus tersebut dan antek-anteknya. Dan, pada akhirnya dia akan meminta sejumlah tebusan yang harus dibayar ke pencipta virus tersebut. Kita juga tidak tahu apakah setelah mengirim tebusan data kita dikembalikan atau tidak. Yang pasti setelah terkena virus ini, siapkan mental untuk kehilangan seluruh data anda.

Bagaimana virus Ransomware bekerja?

Virus ransomware bekerja dengan mengubah setiap bit data yang kita miliki di harddisk ke kode-kode enkripsi yang hanya diketahui pembuat virus tersebut. Belum tentu apakah data kita diubah menjadi encrypted data dengan pola tertentu atau dengan ditambah bit tertentu pada tiap data. Yang pasti, orang awam tidak akan bisa membuka data tersebut.

Bagaimana virus Ransomware menyebar?

Virus ini dapat menyebar melalui perantara interface (USB dll) maupun melalui jaringan internet. Penyebaran tercepat terjadi di internet Ketika anda ingin mengunduh suatu data kemudian disisipi iklan dan anda salah menekan link yang melakukan pengunduhan virus ransomware dan menjalankan program tersebut, maka virus ransomware akan langsung bekerja dan menyerang sistem dan data anda. Setiap kali perangkat dinyalakan, maka semakin banyak data yang akan hilang dan proses akan berhenti ketika virus sudah berhasil mendapatkan seluruh data anda.

Bagaimana pencegahan virus Ransomware?

Saat ini belum ada antivirus yang dapat mengobati virus Ransomware, namun untuk pencegahan dapat kita lakukan dengan memasang antivirus asli (baik gratis maupun berbayar) yang memiliki fitur pengamanan internet dan usb interface (misalkan : avast, avg dan sejenisnya) dan ditambah antivirus lokal (smadav). Kemudian jangan lupa memasang adblock untuk mencegah penyebaran ransomware melalui iklan pada browser.

Bagaimana jika sudah terjangkit virus Ransomware?

Belum ada cara pengobatan yang pasti untuk menghilangkan virus ini selain menghapus seluruh data pada harddisk. Jika saya sudah menemukan cara tersebut atau anda dapat memberikan masukan di komentar, maka saya akan mengupdate artikel ini.

Nah pasti saat ini anda sudah mendapat gambaran, betapa mengerikan virus tersebut. Kita sebagai pengguna sistem windows harus lebih berhati-hati dalam bertukar data dan menerapkan cara pencegahan yang sudah disebutkan diatas. Semoga artikel ini bermanfaat dan kita tidak termasuk orang yang akan terkena virus Ransomware. Terima kasih.

 

2 Responses to Virus Ransomware, Mimpi buruk pengguna Windows

  1. noe tral says:

    wah bisa pusing 7 keliling tuh kalau kena virus ramsomware.. data ke lock

  2. […] yang masih bingung apa itu ransomware, ane dulu udah pernah bahas di artikel tahun lalu di Virus Ransomware : Mimpu Buruk Pengguna Windows. Disitu sudah dibahas terkait bagaimana ransomware bekerja, menyebar dan solusi yang mungkin […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *